• spanduk 8

Diagnosis dan Solusi Kerusakan untuk Kompresor Diafragma

Berikut ini adalah diagnosis dan solusi umum untuk kerusakan kompresor diafragma:

1. Tekanan abnormal

Tekanan tidak stabil atau berfluktuasi:

Penyebab: Tekanan sumber gas tidak stabil; Katup udara tidak sensitif atau rusak; Penyegelan silinder buruk.

Solusi: Periksa tekanan sumber udara untuk memastikan kestabilannya; Periksa status kerja katup udara dan ganti jika ada masalah; Periksa segel silinder dan ganti segel jika ditemukan masalah.

5fb37687ce3a395986fc92018832469d26a7d556

2. Kapasitas mesin tidak mencukupi atau tekanan buang tidak mencukupi:

Penyebab: Penyumbatan atau kebocoran pada pipa impor dan ekspor; Keausan ring piston dan silinder.

Solusi: Bersihkan atau perbaiki saluran masuk dan keluar yang tersumbat atau bocor; Ganti ring piston dan silinder yang aus.

3. Masalah kebisingan

Suara kompresornya keras:

Penyebab: Penyegelan silinder buruk; Diafragma longgar atau rusak; Fondasi kompresor tidak kokoh; Komponen internal kompresor longgar atau aus.

Solusi: Periksa dan ganti segel silinder; Periksa kekencangan diafragma dan apakah rusak atau sudah tua, dan ganti diafragma jika perlu; Perkuat fondasi kompresor; Periksa dan ganti komponen yang longgar atau aus.

4. Kerusakan kebocoran

Kebocoran kompresor:

Penyebab: Diafragma rusak; Penyegelan silinder buruk.

Solusi: Periksa diafragma dan segera ganti jika rusak; Periksa segel silinder dan ganti segel tersebut.

5. Suhunya terlalu tinggi

Suhu kompresor terlalu tinggi:

Penyebab: Oli pelumas tidak mencukupi atau berkualitas buruk; Diafragma longgar atau rusak.

Solusi: Periksa kuantitas dan kualitas oli pelumas, dan ganti dengan oli pelumas yang sesuai; Periksa kekencangan diafragma dan apakah diafragma rusak atau sudah tua, dan ganti diafragma jika perlu.

6. Kerusakan sirkuit oli

Tekanan oli rendah atau tidak ada, tetapi tekanan gas buang normal:

Penyebab: Pengukur tekanan rusak atau damper tersumbat; Katup pembuangan oli tidak tertutup rapat; Katup throttle pada katup pembuangan oli tersumbat.

Solusi: Ganti pengukur tekanan atau bersihkan peredam; Kencangkan gagang katup pembuangan oli, dan ganti katup pembuangan oli jika oli keluar; Bersihkan katup throttle pada katup pembuangan oli dan perhatikan urutan pemasangan serta orientasi bola, piston, pegas, dan dudukan pegas.

Tekanan oli terlalu rendah atau tidak ada tekanan oli, dan tidak ada tekanan gas buang:

Penyebab: Level oli rendah; Mengatasi kerusakan pompa oli; Masalah pada katup masuk silinder oli; Inti katup dan dudukan katup pengurang tekanan aus atau tersangkut benda asing; Ring piston dan liner silinder rusak.

Solusi: Tambahkan oli pelumas hingga mencapai level oli normal; Periksa pompa oli kompensasi, bersihkan atau ganti katup masuk dan keluar, ganti piston yang aus.
dan selongsong pendorong; Bersihkan katup masuk silinder oli; Ganti inti katup dan dudukan katup pengurang tekanan; Ganti ring piston dan liner silinder.

7. Tekanan oli terlalu tinggi:

Penyebab: Volume asupan tidak mencukupi; Katup, terutama katup bypass, macet atau rusak; Inti katup pengurang tekanan macet.

Solusi: Periksa tekanan masuk dan saluran masuk, dan bersihkan penyumbatan apa pun; Periksa dan bersihkan atau ganti katup; Periksa katup pengurang tekanan, bersihkan atau ganti inti katup.

8. Kerusakan terkait diafragma

Masa pakai membran yang singkat:

Alasan: Saluran masuk udara tidak dibersihkan dengan benar, dan kotoran seperti terak las tersangkut di katup masuk dan keluar, menyebabkan kerusakan pada diafragma.

Solusi: Sebelum mengoperasikan unit, pastikan saluran masuk telah dibersihkan dengan udara bertekanan, periksa diafragma secara berkala, dan segera ganti jika ditemukan keausan yang parah.

Pecahnya selaput ketuban:

Alasan: Serpihan logam, partikel pasir, atau benda keras lainnya masuk selama pemasangan membran; Kelonggaran selongsong silinder oli meningkatkan area pengeluaran oli piston, menyebabkan tekanan pengeluaran oli melebihi batas kekuatan diafragma.

Solusi: Ganti membran baru sesuai dengan persyaratan; Perbaiki liner silinder yang longgar.

9. Kesalahan lainnya

Beberapa tabung vakum yang seharusnya berfungsi kini tidak berfungsi, dan tekanan serta alirannya tidak dapat memenuhi persyaratan:

Penyebab: Terdapat kotoran yang tersangkut di saluran masuk pipa, menyebabkan kerusakan pada katup udara.

Solusi: Periksa apakah saluran masuk udara sudah bersih. Jika ada kotoran, gunakan alat yang sesuai untuk membersihkannya dan ganti katup udara yang rusak.

Pegangan pengosongan manual pada katup pengatur tekanan sering bocor oli, dan batang penghubung antara katup pengatur tekanan dan silinder oli sering patah dan menyemprotkan oli:

Penyebab: Kegagalan penyegelan pegangan; Kekuatan batang penghubung tidak mencukupi.

Solusi: Ganti segel O-ring; Periksa kekuatan batang penghubung secara berkala dan segera ganti jika patah.

Silinder tidak berfungsi atau tidak stabil:

Penyebab: Kebocoran atau penyumbatan silinder; Sirkuit oli internal silinder tidak lancar.

Solusi: Perbaiki atau ganti silinder yang bocor atau tersumbat; Bersihkan dan hilangkan sumbatan pada sirkuit oli internal silinder.

Sistem pendingin kompresor mengalami kerusakan:

Penyebab: Kebocoran atau penyumbatan sistem pendingin; Kerusakan pada pendingin dan pompa air.

Solusi: Perbaiki kebocoran sistem pendingin dan bersihkan penyumbatan; Periksa dan ganti pendingin dan pompa air yang rusak.

      


Waktu posting: 07-Des-2024