• spanduk 8

KOMPRESOR HIDROGEN

1.Pembangkitan energi dari hidrogen melalui kompresi menggunakan kompresor.

Hidrogen adalah bahan bakar dengan kandungan energi tertinggi per berat. Sayangnya, kepadatan hidrogen dalam kondisi atmosfer hanya sekitar 90 gram per meter kubik. Untuk mencapai tingkat kepadatan energi yang dapat digunakan, kompresi hidrogen yang efisien sangat penting.

2.Kompresi hidrogen yang efisien dengandiafragmakompresor

Salah satu konsep kompresi yang telah terbukti adalah kompresor diafragma. Kompresor hidrogen ini secara efisien mengompres hidrogen dalam jumlah kecil hingga menengah ke tekanan tinggi dan, jika diperlukan, bahkan tekanan sangat tinggi lebih dari 900 bar. Prinsip diafragma memastikan kompresi bebas oli dan kebocoran dengan kemurnian produk yang sangat baik. Kompresor diafragma beroperasi paling baik di bawah beban kontinu. Saat beroperasi di bawah rezim operasi intermiten, masa pakai diafragma dapat lebih pendek dan perawatan dapat meningkat.

6

 

3.Kompresor piston untuk mengompres sejumlah besar hidrogen.

Jika dibutuhkan hidrogen bebas minyak dalam jumlah besar dengan tekanan kurang dari 250 bar, kompresor piston kering yang telah terbukti dan teruji ribuan kali adalah jawabannya. Daya penggerak lebih dari 3000 kW dapat digunakan secara efisien untuk memenuhi kebutuhan kompresi hidrogen apa pun.

7

 

Untuk aliran volume tinggi dan tekanan tinggi, kombinasi tahap piston NEA dengan kepala diafragma pada kompresor "hibrida" menawarkan solusi kompresor hidrogen yang sesungguhnya.

 

1.Mengapa Hidrogen?(Aplikasi)

 

Penyimpanan dan pengangkutan energi menggunakan hidrogen terkompresi

 

Dengan Perjanjian Paris tahun 2015, pada tahun 2030 emisi gas rumah kaca harus dikurangi sebesar 40% dibandingkan dengan tahun 1990. Untuk mencapai transisi energi yang diperlukan dan untuk dapat menghubungkan sektor panas, industri, dan mobilitas dengan sektor penghasil listrik, terlepas dari kondisi cuaca, diperlukan pembawa energi alternatif dan metode penyimpanan. Hidrogen (H2) memiliki potensi besar sebagai media penyimpanan energi. Energi terbarukan seperti tenaga angin, surya, atau air dapat diubah menjadi hidrogen dan kemudian disimpan serta diangkut dengan bantuan kompresor hidrogen. Dengan cara ini, penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan dapat dikombinasikan dengan kemakmuran dan pembangunan.

 

4.1Kompresor hidrogen di stasiun bensin

 

Bersama dengan Kendaraan Listrik Baterai (BEV), Kendaraan Listrik Sel Bahan Bakar (FCEV) dengan hidrogen sebagai bahan bakar merupakan topik besar untuk mobilitas masa depan. Standar sudah ada dan saat ini menuntut tekanan pelepasan hingga 1.000 bar.

 

4.2Transportasi jalan raya berbahan bakar hidrogen

 

Fokus transportasi jalan raya berbahan bakar hidrogen terletak pada transportasi barang dengan truk ringan dan berat serta truk semi-trailer. Kebutuhan energi yang tinggi untuk daya tahan lama yang dikombinasikan dengan waktu pengisian bahan bakar yang singkat tidak dapat dipenuhi dengan teknologi baterai. Sudah ada cukup banyak penyedia truk listrik sel bahan bakar hidrogen di pasaran.

 

4.3Hidrogen dalam transportasi berbasis kereta api

 

Untuk transportasi berbasis rel di daerah tanpa pasokan listrik jalur atas, kereta bertenaga hidrogen dapat menggantikan penggunaan mesin bertenaga diesel. Di banyak negara di dunia, beberapa kereta hidrogen-listrik pertama dengan jangkauan operasional lebih dari 800 km (500 mil) dan kecepatan tertinggi 140 km/jam (85 mph) sudah beroperasi.

 

4.4Hidrogen untuk transportasi maritim netral iklim tanpa emisi.

 

Hidrogen juga digunakan dalam transportasi maritim netral iklim tanpa emisi. Kapal feri dan kapal kargo kecil pertama yang berlayar menggunakan hidrogen saat ini sedang menjalani pengujian intensif. Selain itu, bahan bakar sintetis yang terbuat dari hidrogen dan CO2 yang ditangkap merupakan pilihan untuk transportasi maritim netral iklim. Bahan bakar yang dirancang khusus ini juga dapat menjadi bahan bakar untuk penerbangan masa depan.

 

4.5Hidrogen untuk pemanasan dan industri

 

Hidrogen merupakan bahan dasar dan reaktan penting dalam proses kimia, petrokimia, dan industri lainnya.

 

Hal ini dapat mendukung penggabungan sektor yang efisien dalam pendekatan Power-to-X pada aplikasi-aplikasi tersebut. Power-to-Steel, misalnya, bertujuan untuk "menghilangkan ketergantungan pada bahan bakar fosil" dalam produksi baja. Tenaga listrik digunakan untuk proses peleburan. Hidrogen netral CO2 dapat digunakan sebagai pengganti kokas dalam proses reduksi. Di kilang minyak, kita dapat menemukan proyek-proyek pertama yang menggunakan hidrogen yang dihasilkan melalui elektrolisis, misalnya untuk desulfurisasi bahan bakar.

 

Terdapat juga aplikasi industri skala kecil mulai dari forklift bertenaga sel bahan bakar hingga unit daya darurat sel bahan bakar hidrogen. Unit daya darurat ini, sama seperti sel bahan bakar mikro untuk rumah dan bangunan lainnya, memasok daya dan panas, dan satu-satunya emisi yang dihasilkan adalah air bersih.

 


Waktu posting: 14 Juli 2022